Alasan adanya reshuffle Kabinet [peduli indonesia]

3 Alasan Reshuffle Kabinet – Reshuffle Kabinet adalah sesuatu hal yang sudah pasti untuk dilakukan Presiden SBY itung-itung untuk menetralisir jika ada polemik, setidaknya begitulah politik Citra dari Presiden kita SBY. Seperti yang telah kencang diberitakan bahwa SBY diperkirakan akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II untuk menambah Kinerja Pemerintahan SBY untuk tahun-tahun selanjutnya, dan Artikel berikut akan membahas tentang 3 Alasan Reshuffle Kabinet pemerintahan SBY ini.

Meskipun demikian, seperti yang disampaikan salah satu orang terdekat Presiden SBY yaitu Sudi Silalahi dalam rapat kabinet di Istana Bogor kemarin, Presiden meminta para menteri tetap bekerja tanpa terpengaruh isu reshuffle yang gencar akhir-akhir ini.

Disisi lain, analis politik Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan bahwa dirinya yakin jika nantinya Presiden SBY akan tetap melakukan reshuffle Kabinet. Ini sudah ditegaskan SBY sejak tahun 2009 lalu bahwa dalam setahun akan ada evaluasi sampai tahapan reshuffle kabinet.

Dia menambahkan, pernyataan SBY sebagaimana disampaikan Sudi kemarin adalah hal biasa sesuai dengan gaya kepemimpinannya, yaitu muncul sebagai penetralisir jika ada polemik. Menurut Yunarto, ada 3 Alasan reshuffle Kabinet yang mungkin dilakukan SBY, yaitu:

Pertama dan yang paling aman adalah menarik menteri partai tertentu dan menggantinya dengan calon dari partai yang sama sehingga tidak mengganggu proporsi kursi anggota koalisi di kabinet.

Kedua, merampingkan koalisi tambun yang terbukti tak efektif dengan mengurangi jatah kursi parpol tertentu atau sekaligus mengeluarkannya dari koalisi.

Ketiga, reshuffle kabinet berdasarkan penilaian kompetensi yang diukur secara internal melalui Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dan eksternal yaitu survei, lalu membentuk zakken (kabinet para ahli) tanpa mempedulikan proporsi bagi-bagi kursi,

Yunarto memperkirakan, SBY hanya akan memilih alasan pertama dan kedua. Pasalnya pilihan ketiga terlalu ekstrem, karena tidak sesuai dengan gaya kepemimpinan SBY selama ini. Ditanya mengenai menteri yang layak diganti, Yunarto menunjuk Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar dan Menkominfo Tifatul Sembiring. Dia menilai kinerja Patrialis dan Tifatul banyak memicu kontroversi yang merugikan citra Presiden.

————————————————————

 

Susunan Kabinet Hasil Reshuffle

Sebelumnya Blogger Jepara juga pernah posting tentang Mobil Mewah Raffi AhmadiPhone 4SHarga Motor Honda. Nah sekarang kita kembali ke topik tentang nama-nama mentri baru hasil Reshuffle Kabinet 2011 atau nama mentri Indonesia terbaru saat ini yang telah dirombak oleh Presiden kita Pak SBY. Perombakan kabinet kali ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah pemerintahan Presiden SBY. Kepala Negara mengeluarkan atau menggeser sekitar sepertiga dari jumlah anggota kabinet.

Well, seperti apa Susunan Kabinet Hasil Reshuffle terbaru saat ini? Anda Berikut ini adalah susunan Kabinet Indonesia Bersatu II pasca-reshuffle:

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
Menteri Perindustrian: MS Hidayat
Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
Menteri Pertanian: Suswono
Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
Menteri Agama: Suryadharma Ali
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero Wacik)
Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (menggantikan EE Mangindaan)
Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:

Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan Jenderal Pol Purn Sutanto)
eloan mortgage.

Selain itu, Presiden juga menunjuk para wakil menteri. Berikut ini adalah daftar calon wakil menteri:

Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana

Sebelumnya, Presiden juga telah menetapkan wakil menteri di bawah ini:

Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s