Air mata 찢다

     

Tak seperti anak-anak, bagi orang dewasa, tangisan tak selalu jadi cara yang bisa diterima untuk mengungkapkan perasaan. Jadi coba pahami tangisan Anda jika tergolong orang yang mudah menumpahkan air mata.

-Cari akar masalah sebenarnya jika kita sadar kita menangis karena alasan yang aneh. Sebab, emosi umumnya hanya bisa tumpah saat sudah tak tertahankan.

-Pahami diri sendiri, gali dan identifikasi apa yang menyebabkan emosi Anda serasa sangat penuh dan tumpah berupa air mata.

-Pegang kendali diri sendiri. Berusaha memahami diri sendiri memang membutuhkan waktu, tapi bukan berarti berjalan di tempat. Klasifikasikan perasaan apa yang sebenarnya sering dirasakan. Apakah itu kemarahan, ketakutan, sakit hati, atau bahkan kebahagiaan.

-Tarik napas dalam-dalam lewat hidung dan lepaskan perlahan lewat mulut. Ini adalah cara sederhana ketika serangan tangisan hendak meledak. Teknik bernapas ini akan melambatkan irama detak jantung, membuat kita santai dan mengembalikan emosi ke kendali kita.

-Gunakan teknik imagi mental. Bayangkan tempat yang damai, sesuatu yang membuat kita merasa tenang dan bahagia, sambil mengatakan kepada diri sendiri bahwa kita merasa bahagia, tenang, dan santai.

-Ingatlah bahwa tangisan yang tak terkendali adalah pertanda masalah yang serius. Cari bantuan psikolog jika Anda sering mengalaminya karena bisa jadi ini adalah gejala depresi klinis atau masalah lain.

Bila wanita menangis mungkin itu biasa. Namun bila seorang pria menangis, apa artinya ya?

Pria berbeda dengan wanita. Dari segala sisi mulai dari fisik hingga emosi. Misalnya soal menangis, bagi wanita menangis dapat dijadikan sarana berekspresi. Sedih, senang kita bisa ungkapkan dengan menangis. Namun apa artinya bila pria sudah mengeluarkan air mata.

Psikolog yang juga penulis buku “Tin Man’ William Juli, PhD menjelaskan bahwa pria menangis di belakang Anda, ini biasa terjadi.

Artinya ia mendapat tekanan berlebih yang tak ingin Anda tahu. Misalnya sepulang kerja dia berubah sikap menjadi lesu dan tak bergairah dengan raut wajah sedih. “Hal yang bisa Anda lakukan adalah bertanya dengan lembut dan mendengarkan keluhannya.

Terjebak dalam depresi “mini”. Kebanyakan pria tidak dibiasakan mengekspresikan keadaan emosinya dengan air mata. Sebab itu bila air matanya telah keluar dia merasa telah mengalami krisis kecil dalam hidupnya yang akan menuntun ke keadaan depresi.

Sebagai pasangannya, wanita harus bisa jadi sandarannya dalam keadaan seperti ini. Jangan pernah singgung kejantanannya dengan mempersalahkan air mata yang keluar.

Tetapi menurut banyak penelitian tentang kejiwaan, Anda sebagai perempuan seharusnya bersyukur memiliki pasangan yang mudah menangis atau tak ragu mengeluarkan air mata meski di belakang Anda sekalipun.

Sebab jenis pria seperti ini adalah pria yang memiliki keseimbangan yang baik antara segi makskulinnya dan segi emosionalnya. Pria seperti ini akan cenderung terbuka dan akan membiarkan Anda tahu perasaannya sesungguhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s