Opini 1

Pagi ini sengaja pengen update info-info tentang Indonesia. Meskipun masih banyak info tentang bencana Jakarta, Manado dan tempat di Jawa lainnya yang masih mendomisili. Tetapi ada juga berita yang membuat saya hari ini tertarik untuk membaca dan memberikan opini sedikit.

Pemerintah Indoensia dimana sekarang?

Awal tahun 2014, Indonesia dilanda oleh banyak bencana di berbagai daerah yang menelan korban meninggal dan banyaknya nasib rakyat yang belum jelas mau diapakan sampai sekarang. Bencana yang besar membuat banyak hal yang bisa disoroti dari ini. Rasa kemanusiaan antar warga negara dibangun, banyak jasa-jasa yang sudah dilakukan dalam bentuk material maupun non material.

Banjir dan tanah longsor bisa kita katakan bahwa bencana ini pastinya ada sangkut paut dengan tangan-tangan manusia yang lalai akan menjaga alam lingkungan sekitarnya. Maka dari itu perlu adanya sikap dari warga untuk segera move on ke kebiasaan yang lebih baik. Jangan buang sampah sembarangan. Selain itu, Pemerintah dalam hal mengayomi warga nya tentu saja bantuan sangat diharapkan oleh para korban bancana.

Erupsi gunung berapi di Sinabung Manado telah memakan banyak korban dan puluhan ribu pengungsi yang belum tau akan kemana mereka diungsikan. Hampir 6 bulan sudah bencana alam ini terjadi dan belum ada penyelesaian dari pemerintah. Manusia tidak bisa menolak ataupun mengecilkan kemungkinan bencana seperti ini karena Indonesia sendiri berada dalam “ring of fire” yang mana sering terjadi ancaman erupsi gunung berapi. Sejarah mencatat bahwa telah banyak bencana gunung berapi melanda di Idonesia yang memakan banyak korban dan banyak waktu untuk pemulihannya.

Kali ini ada isu tentang kedaulatan Indonesia. Di beberapa media diberitakan tentang tindakan Singapura yang protes atas penamaan KRI dengan nama Usman Harun.

“TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Tindakan pemerintah Singapura yang membatalkan undangan ke Wamen Pertahanan dan 100 delegasi Indonesia di Airshow yang akan dilaksanakan di Singapura terkait ketidaksenangan Singapura atas penamaan KRI dengan nama Usman Harun akan memicu retaknya hubungan kedua negara.”

Yah kita tahu bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki banyak negara tetangga, dan tidak banyak juga kita mengetahui masalah-masalah yang timbuk antar Indonesia dengan negara tetangga. Kali ini Singapura mulai mengintervensi Indonesia terkait masalah internal dan aksi protes ini tentu saja sudah merupakan aksi ikut campur yang seharusnya tidak bisa dilakukan begitu saja.

Penamaan KRI dengan nama Usman Harun membuat Singapura melakukan hal diatas. Padahal penamaan ini adalah sesuatu yang hanya mengaitkan pemerintah Indonesia saja. mengapa negara lain ikut campu?

“Ketegangan hubungan Indonesia dengan Singapura di level pemerintahan telah terasa dan akan semakin terasa. Pemerintah Singapura bisa saja memanggil Dubesnya kembali dari Jakarta sebagai protes lanjutan yang lebih keras,” kata Hikmahanto Juwana, Guru Besar Hukum Internasional FHUI dalam keterangan tertulisnya.

Harapannya, pemerintah segera membuat pernyataan atas isu ini sehingga bisa segera diselesaikan dengan cara yang baik. Selain pemerintah itu juga harus bersikap cepat dan tanggap gunanya untuk meredam opini-opini liar di media sosial. Karena seperti dikatan bahwa Kedaulatan adalah harga mati. Tidak bisa dipungkiri rasa nasionalisme warga Indonesia sangat tinggi namun tetap saja karena kita hidup di negara berhukum maka tentunya aspirasi, pendapat ataupun pernyataan perlu dikemukakan sesuai kode hukum. Adanya perwakilan yang bisa mengatakan ke negara lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s