Pemikiran dan Peradaban Islam

alhambra

Pemikiran dan peradaban Islam tentunya mengalami perubahan selaras dengan waktu yang terus berputar telah memberikan corak dan dampak yang begitu besar di dunia ini. Dampak positif itu memberikan kebangkitan serta kejayaan bagi Islam namun di sisi lain memiliki dampak negatif seperti kemunduran akan nilai-nilai kebudayaan yang telah ada.  Segala macam pemikiran Islam dapat kita lihat dan rasakan sekarang ini, yaitu begitu banyak perkumpulan, lembaga, organisasi ataupun gerakan yang tercipta. Belum lagi berbagai literatur yang bertambah banyak dan semakin mudah disebar luaskan lewat teknologi informasi yang semakin canggih. Bukan hanya itu saja, pemikiran Islam mulai dipandang dari berbagai sudut pandang dan melahirkan pemikiran lain yang lebih luas dan berkembang dibandingkan dengan apa yang sudah dijelaskan oleh pendulunya. Meskipun Al-Qur’an dan As-sunnah tetap menjadi landasan tetapi tidak bisa dipungkuri bahwa pemikiran mengenai Islam saat ini sudah menyebarluas sampai ke ranah agama, ekonomi, pilitik, sosial dan budaya.

Jika berbicara mengenai peradaban maka tidak akan jauh-jauh dari kebudayaan. Kebudayaan Islam yang telah mengalami berbagai perubahandan penambahan dari mulai zaman pra-Islam hingga saat ini tentu telah memberikan hasil sebuah peradaban Islam. Sebenarnya kebudayaan Islam tertuju pada dua hal penting yaitu moral dan akal, kedua hal penting itulah yang berpengaruh terhadap hasil dari peradaban Islam sendiri. Berbicara tentang peradaban jangan bayangkan hanya hasil fisiknya seperti bangunan, artefak, barang berharga tetapi juga peradaban yang membentuk masyarakat di tempatnya berada. Peradaban Islam dapat kita rasakan di Indonesia karena adanya kontak budaya Islam dengan budaya agama lain menyebabkan Indonesia mengenal agama. Bukan hanya Islam tetapi juga lima agama lainnya.

Pemikiran dan peradaban tentu tidak akan terwujud jika tidak adanya manusia di dalamnya, karena manusialah yang berperan penting dalam pembentukan. Disini manusia akan dikerucutkan menjadi pemuda karena mau bagaimanapun sejarah telah menuliskan dengan tinta emasnya bagaimana pemuda Indonesia telah menjadi motor penggerak perubahan. Agent of change, menjadi jargon yang dielu-elukan masyarakat kepada pemuda. Selain itu, pemuda adalah salah satu pihak yang memberikan banyak kontribusi terhadap pemikiran dan peradaban di Indonesia dan dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s