Kemungkinan Besarku

Kemungkinan besar adalah saat ini saya sedang menyikapi kenyataan. Dimensi sekarang yang tidak bisa diubah sesuai dengan keinginan kita. Beberapa kali saya pernah bertanya, mengapa saya masih disini? Mengapa hanya saya? Mengaoa keadaan saya begini, begitu?
Namun, sekarang saya tahu bahwa pertanyaan dahulu itu adalah sampah. Seharusnya tidak begitu sikap saya menghadapi kenyataan. Saya sama saja seperti orang yang berpikir jangka pendek, ingin yang serba instan dan hanya berorientasi pada hasil saja.
Maka dari itu, kini saya mencoba dan berusaha menyikapi kenyataan dengan lapang dada. Berpikir bahwa saat ini kemungkinan salah satu skenario Allah untukku. Alasannya untuk menunjukkan bahwa kini harusnya saya lebih menghargai proses. Sukses itu butuh tahapan, Dan perlu menunggu. Karena saya yakin sesuatu yang berat dan menantang jauh lebih berharga kesuksesannya daripada hal yang mudah kita raih.

Saya memang iri, melihat rekan kuliah mulai sidang skripsi dan menyiapkan wisuda. Tetapi saya tidak akan berdiam diri dalam rasa iri iti, karena akan sia-sia saja. Gerak. Lakukan hal yang bermanfaat. Karena saya sudah diberi petunjuk, ada beberapa ujian sebelum kelulusan saya yang harus dihadapi. Semuanya itu karena sudah terencana dan Allah sekali lagi mengingatkan saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s